Siapa tak kenal Genong, sedikit anak UPL yang bisa becanda dengan mahluk menakutkan yang bernama Ular. Kalau bangsa saya begitu melihat Ular dijamin pasti mengambil langkah seribu.
Sebaliknya genong. Ular baginya hanyalah sebuah permainan. Jangankan melihat ia bahkan sanggup mengendus keberadaan ular dari jarak 50 meter. Akan keahliannya ia pernah memaparkan, ketika semasa kecil ia sudah diperkenalkan dengan urusan ular. Temen-temen sedesanya hobinya menagkap ular dan menjualnya di kota.
Makanya ketika mahasiswa keahliannya menangkap ular benar-benar bisa menjadikannya salah satu instruktur survival yang handal. Bahkan mungkin hingga saat ini belum ada yang menyamai keahliannya menangkap ular.
Di setiap kegiatan kita selalu merayu genong untuk mencari ular untuk sekadar menambah lauk makanan menjadi lebih gurih. Dengan senang hati ia selalu berkata " arep sing berbisa apa siang ora" katanya sambil ngeloyor pergi.
Biasanya tak lama dia sudah menenteng minimal 1 ekor ular dan mengulitinya. Sedangkan yang lain terima bersih tinggal memasaknya.
Bahkan suatu waktu karena dia ingin menurunkan ilmu ularnya maka ia pelihara beberapa ular di sekretariat dan bahkan ular cobra. Untuk yang tidak berbisa biasanya malah ia lepas di sekre. Jadi sering terjadi teriakan kaget beberapa anggota UPL ketika mendapati ular sawah yang juga ngadem di sekre.
Namun sedikit orang yang tau bahwa Genong sangat penakut sama ulat, apa saja jenis ulatnya. Dan ketakutan pada ulat itu tidak maen-maen seperti kebanyakan orang yang takut sama ular ia akan ambil langkah seribu.
Suatu waktu saat ia menjabat sebagai Komandan Operasi pada sebuah Pendidikan Dasar, sebuah jabatan bergengsi saat itu. Ketika Long March saat Komandan Operasi lewat biasanya para siswa berdecak kagum dengan sosok pengendali operasi "ngerjain calong anggota".
Atas kegagahannya menjadi seorang DanOps timbullah keisengan saya melihatnya berjalan mendamping sisiwa. Kebetulan diantara semak-semak dedaunan ada seekor ulat nemplok. Saya ambil pake ranting dan saya bergegas mendekati Genong.
Beberapa panitia yang di belakang siswa sebagian tau kalau Genong takut sama Ular mulai mesam mesem melihat keisengan saya bergegas ke dekat genong. Dengan langkah mantap saya mendekati genong menjejerinya seraya berkata "Komandan apa kabar?" kata saya sambil mengacungkan ulat ke dia.
Begitu melihat ulat didekatnya kontan mimik mukanya terbelalak ketakutan, pucat dan langsung berlari ke depan pasukan. Ia tak peduli kalau disebelahnya siswa lagi mengaguminya. Dengan wajah ketakutan ia berlari kencang ke depan tanpa memedulikan imagenya sebagai DanOps mendekati seksi long march sambil memandang ke saya dengan wajah masam hi.....
Senin, 10 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
2 komentar:
ok cak
kalau yang dodo punya takut dua-duanya
Posting Komentar